Berita lepas, Pengumuman Khusus. Pelaksanaan Boikot & Embargo.

Kami Dari Komando Payung Rasul Indonesia Mengulang Himbauan dan ajakan kami kepada seluruh anggota Komando Payung Rasul Indonesia, dan Masyarakat yg bersimpati kepada kami dan rekan kami Bobby Meidianto / Hasan Madinah “Jaguar” untuk mem BOIKOT dan Meng EMBARGO total orang2 yg tertulis sebagai TERSANGKA dlm Halaman “DAFTAR TERSANGKA” dlm weblog ini.

Khususnya terhadap : AGUS ISRO MIROJ & Ayahnya [ Jendral Subagyo HS, Mantan KSAD ], serta Konco2nya Agus tersebut, yg juga telah pernah Terciduk Den 88 karena Sedang Pesta Sex & Narkoba.

Dan Juga terhadap beberapa staff/ karyawan & Satpam Metro TV, dlm Daftar yg Sama termasuk : Budianto Kameramen Metro TV, dan Surya Paloh sekalian.

Juga terhadap Ny. Metty Hafid [ Ibu dari Meutya Hafid ], & tukang Kebunnya/sopirnya, Semua di mulai sejak Tgl. Hari INI, 07/06/2008, hingga waktu yg tidak terbatas. Boikot & Embargo, dilakukan secara pribadi, dalam hal:

Pemutusan Hubungan kerja, relations ship, bisnis & Pembatalan semua transaksi, serta pengusiran dan penolakan atas kedatangan Mereka, & segala hal yg berkaitan dg urusan hukum, dan juga Pertolongan soal keuangan dan apapun juga terhadap mereka itu sekalipun mereka Mampus.

Dan hal di atas itu semua tetap dilaksanakan sekalipun mereka bunuh diri sekalipun dan apalagi jika Sdr. Bobby Meidianto Hasan Madinah di Penjarakan dan atau mereka Bunuh, sebagai Pembalasan atas tindakan Mereka merugikan dan membahayakan serta mencemarkan Nama Baik dan Melakukan teror terselubung terhadap Rekan kita Bobby Meidianto “Jaguar”, Solo.

Hal di atas kita berlakukan juga terhadap : Reporter Metro TV bernama MEUTYA HAFID jika dalam 2 minggu ini ia MASIH TETAP KERAS KEPALA, tidak mau mendatangi dan menikah dengan BOBBY MEIDIANTO / Hasan Madinah “Jaguar” [Keterangan dlm hal. lainnya di weblog ini], Di Kota SOLO.

Dan Namun, khusus bagi Meutya Hafid, boikot & embargo Padanya, bisa kita lepas setelah ia benar2 menikah dengan Bobby “Jaguar” tsb diatas, yang telah Meutya Hafid, dan Ibu serta Pembantu/tukang kebun/sopir Meutya Hafid itu sakiti dan fitnah serta usir saat datang akan melamar Meutya Hafid di kediaman Meutya.

Demikian, ini semoga Rekan2 Komando Payung Rasul Indonesia seluruhnya dan juga anggota Masyarakat Luas agar maklum. Demikian juga untuk semua rekan2 di TNI & POLRI.

Semua dosa yg ada bila ada, kami para pimpinan Komando Payung Rasul Indonesia dan Den HARIN yg akan menanggungnya.

Juga untuk para Pimpinan di TNI dan POLRI dan serta rekan2 lainnya di kedua Instansi dan Departemen tersebut, agar juga berlaku keras terhadap para tersangka tersebut, bila mereka itu satu kantor,asrama,markas dengan anda, Boleh anda sekalian tendang pantatnya, atau anda suruh ngepel tanpa berhenti, dlsb, dan kalaupun mereka marah, tampar saja, atau tendang saja, dan hajar lagi kalau mereka itu mengadu kepada ayah2 mereka yg Jendral, dan atau ayah mereka, ajak Anda untuk menghukum, rekan2 atau bawahan yg memlonco para tersangka itu.

Tertanda:

Dhenny Pokdja [ General, Den Harin ], Suharyadi [General, POLRI/Kopral Indonesia], Sumarjanto,SH [ Kopral Indonesia ]

Iqro’ itu jurus Ampuh Padepokan Kuncara Manik.

Bulan September 2007 lalu Mas Bobby itu kan jalan2 aja waktu ke Jakarta. Entah dia itu kenapa, katanya mau ke Jakarta tapi koq malah ngamen sampai Purworejo, katanya. Itu aku tidak paham namun yang aku ingat itu, waktu ia sampai ke kampung ku yaitu : Wates, [masih masuk DIY], tahu2 ia itu telepon aku, dan tanya apa aku ini benar kenal sama Pak Suharyadi. Lalu ku jawab iya. Trus ia bilang kalau aku bisa, ia minta di temui di dekat stasiun. Tahu apa yang ia perbuat saat ketemu aku? Aku ini, juga pegawai Pemda Wates, dan ia itu Mas Bobby Jaguar itu, kasih aku beberapa lembar kertas, yang isinya adalah data wilayah Wates, dan juga berisi catatan2 tentang ekonomi daerah, dan kemungkinan potensi2 masyarakat Wates yg dapat di kembangkan, daerah2 yang bisa segera di upayakan pembangunannya dalam arti di tingkatkan, dan beberapa fasilitas fisik yang juga sebaiknya di adakan sekaligus tehnik pngajuan proposal projek ke Pusat dan tips & trik mengatasi kesulitan pengadaan DAK. Masih belum habis heranku dan aku lalu tanya, ini dapat dari mana? Ia bilang kalau itu ia buat saat ia masuk ke wilayah Kabupaten Wates dan jalan2 sambil ngamen di hampir pelosok kampung. Ia bilang, hanya ini yang ia bisa kasih sebagai rasa terima kasih nya pada warga masyarakat di Wates. Dan ia tak mau aku ajak nginap di rumahku, hanya mau tidur di masjid dekat situ saja. Lalu bulan kemarin juga aku dapat kabar dari Pak Sumarjanto, ia bilang kalau di Cimais yang kemarin saat mau melamar Meutya Hafid itu, mas Bobby juga bikinkan hal serupa, dan itu yang kedua kalinya setelah bulan Nopember 2007. Itulah yang aku herankan dan rupanya itulah jurus Iqro’ dari PAdepokan Kuncara Manik Tunjung Seta itu, benar2 ampuh coy!

Kartono, Pemda Wates.