NESTAPA ASMARA [KANTATA ASMARA]

Meutya01 meutyanjaguar.jpg

Yg di atas ini adalah foto Mama [istri] aku yg satunya, yg juga lagi bikin pusing aku. Anda semua pasti kenal dia, Mama aku yg juga cantik ini adalah Reporter Metro TV : Meutya Hafid yg pernah di sandera Mujahidin2 di Irak, n kebetulan, aku tolongin dia namun, upayaku n tman2 aku dari Den Harin + Kopral Indonesia tak di akui si keparat SBY yg jadi Presiden itu, n yah bgitulah, g cuma itu, akupun saingan ama dia n banyak lagi cowo Meutya itu yg lebih duluan knal Meutya. Foto y ama aku itu, bikinan si Arifin, n tlah dia masukkan ke Friendster ku yg di bikinkan UUN dan sekaligus ia kirim ke e-mail akun ku: cruseq91.

Awal nya aku knal Tya itu, seperti yg aku tulis itu, namun awal aku jadian ama dia, gimana yah? Aku jadi repot mo critain itu. Aku udah jatuh hati saat aku mau tolongin ia [ operation Ninja 7, Den Harin ]. Namun sampai setelah ia selamat n kembali ke tanah air, bahkan sampai bulan Ramadhan 2007 lalu, aku ini belum pernah mau temuin dia n katakan cinta padanya.

Th. 2006, aku mndadak dpt bisikan gaib darinya, n aku snang karena dia masih ingat padaku, ia masih ingat cara kontak batin yg aku ajarkan padanya saat ia masih di sandera di Iraq. Tya bilang, akan menerbitkan buku ttg pengalamannya di Iraq itu. Dan aku jawab kalau itu bagus n aku snang. Namun stelah itu ia tak pernah lakukan kontak lagi.

Lalu saat itu, aku yg lagi ke Jakarta, bulan ramadhan 2007 itu, oleh tman2 aku pada bilang, knapa aku tak mau brusaha temui dia n katakan cinta kalau aku ini memang cnta padanya, n kalau bisa malah menikah saja langsung. Hal itu sbab aku sbnarnya mau melamar Cynthia ataw Anita [Den Harin Agent], tapi masih ragu, n belum lagi keduanya minta di nikah bareng, bukannya aku terpaksa milih, tapi aku…entahlah. Belum sampai hatiku ini untuk begitu.

Dan atas advis n support tman2 yg lain itulah aku jadi yah, brpikir, untuk mencobanya. namun aku hanya berikan sbagian salinan, bahan Website Kopral Indonesia, yg isinya adalah operation Ninja 07 itu, dan beberapa cerita tambahan ttgku n sebuah cerita karanganku sndiri.

Kalau tak kliru dpt anda baca di : www.geocities.com/signalizer2001/meutya.html apa saja yg aku tulis saat itu.

Lalu, 2 minggu minggu habis lebaran, ia tak datang ke tempat aku di rumah pamanku di Jl. Saidin 16 Bambu Apus Timur RT01 RW 003 Pamulang, aku pulang ke Solo. Namun aku pulang sambil jalan n ngamen dari Jakarta, Depok, Bogor, Puncak Pass, Cipanas, Cianjur, Cipatat, Padalarang, Bandung, Cicalengka, Nagreg, Ciamis, Banjar. Baru dari Banjar naik KA ke Solo.

Sejak brangkat dari Jakarta, [aku sbenarnya juga lewat jl. Lebak Bulus, sbab aku mau lewat Depok], aku dpt kontak batin dari 2 cewe skaligus, Tya n Dwi Rahmasari [anak pamanku]. Aku snang, Dwi mau nyanyikan lagunya Ungu : Kekasih Gelapku n aku juga nyanyikan itu duet jarak jauh ama Dwi itu. Tapi Tya brulangkali juga ajakin aku ngobrol n merecokin aku, hingga aku jengkel. Senang sih, tapi aku bilang padanya, “Tya, aku sudah tungguin kamu 2 minggu, kamu tak mau datangi aku, n aku skarang mau pulang ke Solo, saat ini n malam ini, jalan kaki saja”.

Tapi ia terus saja ngajak aku ngobrol,tiap kali ia sempat ingat aku. Aku minta ia hubungi aku via HP/SMS, dari nomorku yg aku tulis di buku itu, n HP nya sih udah tak punya lagi, tapi nomornya itu masih ada, n masih banyak pulsanya. Aku baru dpt lihat SMS nya saat aku ini ada di Bandung.

Saat di Puncak Pass itulah, tahu2 ia aku dengar lagi panggil aku setelah 3 jam sebelumnya kami berdebat soal, CINTA. Aku bnar2 ragu akan sikapnya itu, tapi ia brulangkali tanyakan knapa aku tak mau terima dia? Ia minta aku menganggapnya sebagai pacar bahkan istri. Dan aku selalu bilang bahwa aku ini, mungkin lebih baik jadikan Dwi yg spupuku itu, pacarku atau istriku biarpun itu incest, daripada dia [ Meutya Hafid ] karena sikap Meutya bnar2 bikin aku ragu.

2 tahun sudah sbelumnya tak mau temui aku, n 2 minggu lagi shabis lebaran juga. Di mana2 itu, yg lebih berkelonggaran n berkelebihan itulah yg datangi, skalipun my be aku ini yg butuh ktemu. Namun tman2 katakan juga, Meutya itu yg seharusnya datangi aku sbab ia berhutang budi padaku.

Meutya agaknya ngambeg n lalu menantang aku, dari Metro TV, n aku kaget saat aku coba lihat dirinya itu, Ia ada di Toilet n buka sbagian bajunya hingga …yah…. aku lihat itu…[gawat deh!]. Aku bnar2 jadi kumat …he he he….. maklum tegangan tinggi…..udah lama aku tidak ama ibunya anak2. Aku sbenarnya itu,ya terharu, ya senang, ya jengah, malu, tapi juga g tahan….. untuk menciumnya.

Ilmu/ajian meraga sukmaku yg biasanya agak susah/lama kalau aku ini mau pakai, tahu2 lancar n aku langsung sampai ke tempat Tya itu, n aku langsung peluk n cium bibirnya itu agak lama, dan juga aku cium keningnya. Tapi aku takut keterusan, n jadi runyam malahan nanti, lalu aku buru2 kembali ke tempatku smula, di Puncak Pass itu. My be ia takut n bingung tapi aku bilang, barusan itu tadi adalah sbagian caraku datang kalau aku terpaksa obatin/sembuhkan Presiden Soeharto bila Beliau sakit.

Tapi koq tahu2 saat aku ini di Bandung, n habis tuliskan n kirimkan pengalamanku [peristiwa] itu, ia masih mencecarku hingga aku bilang, “Tya, aku ini kau interogasi ya?” N lalu ia marah2, n serang aku dg……….. entah…aku bingung darimana dpt akal untuk pakai imaginasinya itu? Ia pakai pakaian sperti saat di sandera di Irak lalu tapi bawa bazoka, RPG, Granat, M16 n membabi buta menyerangku. Aku bnar2 takut n sakit skali saat itu. Hingga aku pikir, nyerah aja deh, lagian aku g mau jadi gila, gara2 ……[saat itu aku pas lagi ngamen juga namun jadi kacau gara2 hal itu].

Akhirnya aku nyerah n janji pada Tya untuk m akui dirinya sbagai istri aku. {itulah juga 1 di antara isi SMS yg aku trima darinya}. N lalu skali lagi ia panggil aku, n aku kali ini datangi ia di rumahnya, dg cara yg sama, n Terus terang kami hanya sedikit mengobrol , n banyak bermesraan n KEBABLASEN.

Ini aku katakan terus terang di sini, biar teman2 lain juga tahu, n juga Cynthia, n Anita, kalian tanya knapa aku ini masih nekat bnar mauin dia.Bukan cuma aku telah nikah batin itu saja, tapi…… Ya…. aku main sex ama dia [Meutya Hafid]. N dia menangis, namun tidak marah padaku. Itu terulang bbrapa kali bahkan saat aku sudah sampai di Solo, akhir Nopember 2007. Juga Januari 2008. Hingga, tahu tidak? Eyang Sambernyawa n Eyang Honggowongso, marah2 padaku n bilang aku tak boleh gunakan ilmu aku itu, untuk main sex, tanpa akad nikah terlebih dulu.

Hanya….ada ………..entahlah bgitu banyak pertanyaan dlm hatiku……. karena tahu2 SBY, brulangkali lakukan kontak batin padaku n marah2 padaku namun aku jengkel n marah juga n aku bilang aku siap rebutan lawan dia, n tak takut padanya. Dan koq tman2 Tya dari Metro TV n entah siapa lagi, banyak juga yg lakukan kontak batin n gangguin pikiranku. Aku tahu itu berbeda, dg Meutya, mereka itu pakai ilmu pemanggil sukma dan itu menyakiti aku, lain dg yg aku ajarkan ama Tya, n tapi aku bisa melawan kekuatan mereka itu.

Aku baru tahu stelah, saat 2 minggu lebih kira2 sbelum Pak Harto meninggal, aku temukan berkas, n foto Agus Isro Miroj anak Jendral Subagyo HS, yg bajingan itu. Ternyata ia sudah lama jadi pacar Tya, dan aku bnar2 kawatir. Belum lagi anak2nya Jendral Wiranto n banyak lagi dari Metro TV yg gangguin aku.

Tman2 Kopral Indonesia sampai bingung juga, namun mereka aku wanti2 agar ikuti terus, sbab nanti pas titik tertentu akan ketahuan. Dan akhirnya semua skarang jelas sekali. Termasuk Budianto kameramen Metro TV itupun mereka itu anjing lonte sungguhan, tempike Lonte Megwati. Sejak awal aku sudah kecewa saat tahu Budianto itu ganggu aku dg berbagai ancaman n crita [kabar] bohong. **Kalau anda baca surat2 aku termasuk yg terkirim ke friendster, kpd Meutya Hafid, pastilah kalian akanpaham yg aku critakan ini.**

Tidak cuma lewat batin namun juga via E-mail. Kalau SMS sudah tidak lagi sbab nomor HP ku aku non aktifkan. Namun aku janji ama Meutya segera datang lagi ke Jakarta untuk melamarnya. Saat hari ke 3 Pak Harto masuk RS, aku tiba2 di serang orang dg pukulan jarak jauh hingga aku hampir pingsan dan hidungku mimisan, kepalaku sakit sekali. Aku tahu bayangannya adalah Budianto dan 3 orang lagi, dari Metro Tv, n Anaknya Pak Wiranto n Agus Isro Miroj.

Alhamdulillah aku bisa blokir dan lindungi diriku n pakai ilmu penyembuh aku untuk diriku sndiri, n tahu2 Taufik Kiemas ikut merecoki aku hingga aku ngamuk lepaskan beberapa pukulan jarak jauh untuk menghajar mereka.

Aku tahu, ini bukan cuma urusan saingan soal Meutya saja namun mereka juga tak inginkan aku berhasil obati n sembuhkan Pak Harto. Tapi dari mana mereka tahu? Meutya yg bilang atau……? mereka itu bisa pakai e-mail akunnya Meutya Hafid, kalau tidak kenapa mereka tahu kalau aku ini biasa mengobati Pak Harto, n bicarakan soal surat aku untuk mbak Tutut yg aku titipkan kpada TYA?

Sejak itu aku bilang pada Tya aku tak mau lagi maafkan mereka itu, n aku tanyakan pada Tya,” Apa Tya jadi Istri Mudanya SBY?” sbab diantara kejadian itu n juga e-mail yg aku trima sebutkan hal itu. Juga kejadian setelah aku hampir mati kena pukulan jarak jauh itu, pas lagi nulis surat via friendster untuk Meutya aku dngar SBY lagi omongan ama Meutya dan aku lihat dia di rumah Meutya, n aku langsung pakai Y! Msg untuk kirim SMS ke nomor HP nya Meutya, n aku katakan bahwa aku tidak suka ada laki2 lain yg nginap di rumah Meutya n apalagi tidur di kamar [bersama] Meutya.

N SBY kaget spertinya lalu entah gimana, ia marah n bilang ama Tya, ” Iya, tapi aku tak jadi makan kamu! Asem, aku tak tahu kalau kamu punya hubungan ama si Jaguar {Bobby} itu.

SBY saat itu pakai stelan safari warna biru ***** sperti higligt ini/ atau pakai jaket hitam n baju warna putih/ biru muda? aku agak lupa soalnya aku 7x di kontak SBY saat itu. Lalu ia pulang, entah apa lain kali ia datang lagi? Anak Pak Wiranto pun trus2 an merecoki n ancam2 aku, juga tman2 Agus Isro anjing itu.

Tapi setelah aku datangi Tya lagi, Januari 2008 itu aku bnar2 kecewa ia, Ibunya tak mau menerima kedatanganku n aku tak jadi melamar Meutya Hafid, n terpaksa pulang ke Solo lagi dg tangan hampa, n Tya tak bisa ku hubungi, namun aku tlah siapkan jebakan bersama rekan2 Den Harin di Den 88, n BNN, untuk menangkap Agus Isro Miroj , yg jadi Boss Narkoba itu.

Dan kesempatan itu ternyata datang lebih cepat, Tuhan mendengar do’aku, Agus Isro Miroj di grebeg. Habis itu aku tak tahu lagi critanya, hanya, ini masih mumet, Tya belum mau datang juga. Akhirnya, ya, biar saja ia itu mampus deh kalau tak bisa lagi aku ajak baik2. Aku juga malu ama teman2 koq. Aku inginkan cinta nya yg nyata. Aku smpat 3 x datangi ia, sehabis aku sakit gara2 harakiri, namun sngaja aku tak perlihatkan diri aku n tak mau bangunkan ia dari tidurnya, sebab, aku ini ogah ia bohongi trus.

Ia brulangkali janji n katakan mau, n aku sudah bilang bahwa aku yg datang itu hanyalah badan halusku bukan utuh dan komplit manusia, n itu aku minta ia datangi aku yg lengkap lahir n dhahir [ itu kukatakan saat aku ketemu dia pas aku di Bandung, n aku sdg/masih di SOLO termasuk saat ini kemarin ], saat aku di Jakarta Januari itu malah aku tidak pakai itu.

Tapi saat di Jakarta yg pas mau lamar Tya itu, Tya mendadak kontak aku n ajakin aku Nikah Batin. Dan jadilah sudah aku ini suami istri dgnya n sepulang dari sana itu malah aku baru 1x melakukan hub suami istri dgnya lagi, n itupun aku ini, rasanya enggan skali, n malah aku lalu lakukan HARAKIRI ITU.

Pas saat itupun juga, aku ini sempat berantem lagi lawan SBY di alam gaib [ cerita yg ku baca di yoyoaquiza itu benar adanya ].

Udah ah capek aku tulis banyak banget sperti ini.

Bobby Meidianto ” JAGUAR”.

%d bloggers like this: