Meutya Hafid, Bambang Tri, Mayangsari, Tommy Soeharto, FPI , Kopral Indonesia.

My Opinion Bwat Kopral Indonesia

ALL My Friends on Den Harin N Kopral Indonesia. Aku sngaja minta tolong Arifin untuk muat tulisanku ini dlm weblog ini, maunya sih hanya tu’ Meutya Hafid aja, namun koq rasanya bosen, kirim mesej bwatnya, n aku pun juga ingin beri jwbn banyak ttg bbrp Questions yg masuk kpdku akhir2 ini, yg smua inginkan aku ini JAWAB ITU NAMUN BANYAK TERTUNDA. Antara lain yg bisa aku jawab skarang, baru ini aja :

ABOUT MEUTYA HAFID N ME.

Aku ini benar2 mmg lagi kacau lantaran dirinya itu. Itu aku akui n bnar2 bikin aku ini, ntahlah, campur aduk, sdih, marah, benci, namun juga aku ini masih rasakan rindu ku, n aku pun sampai tak bisa jawab Cynthia yg brulangkali, coba bikin aku ini kembali tersenyum.

Yah….aku ini masih sering snyum2 sndirian kalo ingat itu, tulisan2 kalian, yg penuh humor, canda, tawa, namun aku ini masih pula tak bisa jadikan aku ini kembali ceria sperti yg Anita n Cynthia minta. Namun bukan brarti aku ini, lepas kontrol. Tidak koq.

Aku hanya lagi down aja. Saat ini aku mmg belum dpt ambil kputusan mau apa lagi aku ini, sehubungan dg Tya itu, namun soal lain2 aku masih bisa lakukan tugasku sperti biasa. Hanya saja aku berpikir, ttg kemungkinan sknario yg mungkin akan terjadi dlm hubunganku dg Tya itu nanti. Apapun kata Tya n orang lain, yg bilang aku ini masih dendam keq dlsb.

a. Aku masih sperti saat ini, tak mau putuskan cintaku, n pernikahan batinku ama dia n diapun masih tak mau datangi aku n minta maaf dg alasan belum kenal dlsb, n itu smua hanyalah untuk bohongi orang lain saja, lantaran ia gengsi sbab aku ini gembel.

b. Aku ini akan putuskan dia, n tinggalkan dia, n tak urusan lagi dgnya, n biarkan ia itu, nikah n atau pacaran, ama orang lain, atau teruskan ia punya niat jadi hostess itu, namun kalo nanti ia menyesal, ia mau kembali padaku, dg amat berat hatipun aku akan katakan NEVER AGAIN.

c. Hal itu demikian pula nanti bila aku masih tidak putuskan cintaku dgnya, ia masih dalam ikatan nikah batin dgku, n berbagai dosa akan menumpuk padanya dan mampusin dia itu sekalian sbagai istri yg tak setia. Jadi bukan cuma karena aku bilang NO / NEVER AGAIN.

d. Maybe dg sgala keruwetan yg dialaminya, aku ini masih menerimanya dg lapang dada, skalipun tlah bgitu dalam ia melukai perasaanku ini, bila ia mau kembali padaku n minta maaf padaku. Soal lain2 lagi aku belum dpt pikirkan itu.

Namun soal Agus Isro Miroj ataw siapaun yg jadi kekasih atau suaminya resmi [menurutnya] saat ini selain aku, bila mreka itu menuntut balas padaku n ataupun menantangku, DON’T Affraid, I’m Not Scared. Bagiku membunuh mreka itu tak perlu banyak komentar n alasan sekalipun mereka itu Jendral. Apalagi cuma kecoak busuk.

Mau tembak aku? Hih, mmgnya aku tak bisa nembak mreka juga? n mmgnya aku ini tak bisa hindari pluru /serangan mreka? Ku kira practice kami di Den HArin bwat hancurkan skaligus 1 btlyon divisi lapis Baja dulu itu, masih dpt aku pakai, n juga ku hitung dari formasi Patkwa aku [scra hukum dll.], posisi aku malah justru very2 nice. Tanpa dukungan my Commander, or Rekan2 Den HArin atawpun Pengacara/lawyer pun aku masih bisa lolos di Pengadilan sndirian. Demikian juga bila Meutya Hafid menuntutku. Tadi ada telepon dari rekan di Jkt, bilang kalo mreka termasuk Tukang kebun Tya, itu ancam aku, bilang akan laporkan ke Presiden. Hebat deh, sakti kali orang itu heh? Apa pangkatnya, hingga dia bisa temui SBY itu? Lain halnya ama Tya, n mungkin juga Isro Miroj itu.

Oh ya, tolong stelling skalian SBY kalo ia itu masih dkt dg Subagyo HS itu n juga dg Isro Miroj anak Subagyo itu, itu celah asyik bwat kita ngintip apa SBY has a conspirations with that two mens? N itu, soal bisnis narkoba, maybe bisa jerat SBY itu skalian. BIsa kita Calling n ajak smua angkatan bwat ikutan boikot SBY bila hal itu terjadi. Minimal tidak kita dukung pd Pemilu n Pilpres Yad.

Lha gimana? orang udah, digrebeg oleh Den 88, sat intel reskrim, n BNN, dlm keadaan teler, n masih tak pake clana lagi gedheg n itu goyang ngebor ama cewe comberan sundal, n tman2nya, apa masih kurang cetho bukti nyatanya kalo ia [Isro Miroj] itu Pecandu n Pngedar Narkoba n Kecoak busuk? Aku mreka bilang anjing, yah, tak apalah, aku, n Den Harin ini mmg terkenal sbg anjingnya Pak Harto koq, namun ku kira masih lebih baik daripada mreka itu yg dubur anjing mencret , Ataw tempiknya LONTHE….. itu ya?.

Ibunya Tya itu mau, Tya dpt suami orang sperti ISRO itu? Biarin deh. Dia mampus pun aku tak mau pedulikan itu lagi koq.

Saat ini saja, ibunya Tya masih hidup , dia udah gitu, apalagi, nanti kalo Ibunya Tya itu udah mampus, kalo ga’ kembali padaku ataw bunuh diri, Tya itu akan merana seumur hidupnya, sdgkan ia dptkan orang lain lagi? Saat ini saja orang2 yg sudah tahu dirinya, tanpa ada kehadiranku inipun mau dapatin Tya itu, kurasa kalo orangnya bener2 mau brumah tangga sungguhan, takkan mau, kcuali kalo ia itu punya kemampuan spertiku, soalnya, 90% kmungkinan Tya itu udah sring sex bebas ama Isro itu n juga pake Narkoba itu sulit di pungkiri koq.

Mo kna penyakit Sipilis, Gonorhea, n AIDS sprti kata anak2 UNS itu? Ayan, deh kalo ada yg mau sperti itu.

ABOUT ME N MY EX. WIFE.

Yg ini gimana yah? Aku ini tak munafik koq, slama ini aku mmg tak bisa penuhi kebutuhan kelauarga aku ini scr maksimal, dulu, hutang aku numpuk banyak skali, banyak rekan2 Den Harin, n Kopral tahu itu juga kan?

Waktu masih Dinas, aku ini bolak-balik ke Markas Kopasus Kandang Menjangan n ke Asrama AURI di Panasan Colomadu, hanya untuk ambil gajiku yg oleh Pak Dhenny dikirimkan ke sana, ke bbrp Perwira yg Beliau percayai. Itupun tak skaligus tiap bulan, malah kadang sampai stngah tahun baru aku dpt lagi, n uang yg ada itu tak langsung aku minta n ambil spenuhnya, kadang hanya beberapa puluh atau ratus ribu saja, sbab aku kawatir uang habis, namun gaji belum turun lagi, ini tak ubahnya ama nasib teman2 aku dari SMPS yg Satgasos di Irja saat itu.

Mau langsung aku ambil smua n bikin usaha yg lumayan besarpun aku tak brani skalipun uang yg aku trima itu sbnarnya skitar 5 juta rata2. Sbab aku ini kawatir swaktu-waktu dpt tugas ke luar daerah, dn trpaksa usahaku jadi macet.

Tapi soal aku jadi musuhan itu kan karena aku ini pas dpt teror, dari orang2 PDIP yg sarap itu, koq lalu ia itu juga ikutan perlakukan aku sbg orang sinting, kan bukannya bikin aku ini jadi lega, saat aku ini butuhkan advis/support darinya, malah bikin aku ini tambah kacau.

Udah tahu adik2nya n tetangga2nya sinting, koq malah nurutin mreka itu n katakan aku ini tak mau knal orang lain? Sdangkan smua planning aku, untuk rumah tangga aku ini tak satupun yg brgantung pada mreka itu.

Soal bea siswa anak2ku, juga aku sndiri yg usahakan n carikan, tanpa saran dari orang2 sinting itu. Tapi apa respon dia padaku? None. Aku inginkan ia itu masih tetap cintai aku n sayangi aku sperti saat kami masih pacaran dulu, namun, skarang, atau stidaknya saat susah itu, ku gamit tangannya saat kami jalan bersama saja ia itu tak mau lagi.

Aku tahu, kmungkinan bsar ada yg pake ilmu gaib untuk rusakkan hubungan kami itu mmg aku paham n mmg ada, namun aku tak bisa lagi sadarkan ia bila, tak ada lagi keinginannya n kepercayaannya padaku itu. Sama sperti aku yg tak suka pake ilmu gaib bwat memelet cewe, karena aku tak suka orang yg tidak mencintaiku dari hatinya sndiri. Yah gitulah kami ini, jadi yah, smua nasibku ini tak lagi aku pikirkan berat2.

ABOUT F P I.

Soal ini kmarin pada ribut2, lah, aku ini kan udah bilang, wong bgitu banyak orang n petugas Kepolisian itu banyak n juga paham masalah hukum, mbok ya biar itu di urusin Petugas aja.

Tapi ada yg tanya lagi, kalo aku ini sndiri soal itu gimana, soalnya kan banyak dari Kopral itu, juga ada yg tergabung dlm FPI juga, lha ini kawan sndiri malah jadi bentrok, lalu ini soal Habib Rizieq, itu kan juga keturunan Nabi Muhammad, apa kita harus lalu melawannya, dan apa bukan tidak mungkin kita ini salah juga dalam soal keimanan?

Aku jawab ini yah? tapi ini baru pendapatku saja, soal itu kalian mau pake aku tidak mengajak, kalian tolakpun aku ini tidak pedulikan sbab ini bukanlah hal penting buatku, n juga aku ini tidak menyebarkan suatu ajaran.

Soal anggota FPI ada juga yg dari Kopral Indonesia, aku dulu kan udah bilang, kalo smisalnya, organisasi yg kita ikuti selain Kopral itu, ada hal2 negatif yg tidak sesuai dg hukum maupun norma2 bermasyarakat juga aturan2 dari agama [ ditinjau dari berbagai macam agama] ya keluar saja dari situ, kan tak ada masalah? Apa anda mreka ancam kalau keluar, akan mreka bunuh?

Kalo mmg bgitu, ajak saja teman2 itu untuk melawan dan melaporkan hal itu kpada yg berwenang, beres kan?

Soal Habib Rizieq itu keturunan Nabi, maybe aja bnar, namun hal itu jangan lalu kita pakai dasar n alasan untuk membenarkan perbuatan2 yg salah, apalagi, soal ke HAbiban ini perlu kita pertanyakan juga. Sebab banyak orang Arab di Indonesia itu, belum tentu orang Arab dari Mekkah [Arab Saudi], ada yg dari Iraq, Iran, Kuwait dlsb. Selain itu soal keturunan inipun bisa di palsukan juga, di Arab sana ia mungkin hanya dari rakyat jelata, di Indonesia sini, ia membawa silsilah bangsawan dan mengaku keturunan bangsawan, tak ada orang Indonesia ini paham hal itu kan?

Lalu gimana bila benar? Bila benar2 Habib, sekarang kami mau tanya, di Indonesia ini mau apa? mau hidup bermasyarakat apa mau hidup sendiri?. Sebab Sejak jaman Nabi Adam hingga Nabi Muhammad Rasulullah SAW, dan bahkan Para Sahabat memerintah , dalam berdakwah pun Beliau2 itu tak pernah ada yg melakukan tindakan anarkis dan melakukan penyerangan kepada pemeluk agama lain. Semua dilakukan dengan jalan simpatik kan?

Demikian juga dg para Waliyullah di Nuswantara ini. kalaupun ada peperangan, itu sebab adanya permusuhan dari pihak2 lain yg tidak senang dan juga sebab di musuhi dan di aniaya. Namun koq, ini lalu bikin gara2 terus? Orang lagi tenang2 di serang, itu kan tidak bnar kan?

Namaku HAsan Madinah, TGH. Najmuddin, dulu kasih aku nama itu, tanya tahu kamu kenapa aku beri nama itu? Ingat dan selalu pake nama itu, bahkan bila kamu pulang ke Jawa lagi, Dulu Kaum Muhajirin hijrah ke Madinah dan menyatu dg kaum anshor, saat itu, sekalipun Rasulullah itu berdakwah dan membangun Islam, namun beliau tidak membuat permusuhan dengan kaum2 lainnya bahkan terhadap para kafir Qurays sekalipun.

Yg Islam, yg kristen/Nasrani, Yahudi, bahkan dari ahli purbakala, kami tahu ada peninggalan dari Kebudayaan Cina di sana hingga kemungkinan, agama Budha saat itu juga ada di situ. Namun Dapat hidup rukun dan harmonis. Bahkan, ketika terjadi peperangan melawan kafir Qurays, banyak orang yg spendapat dgku juga kan, bhwa kaum Nasrani itu dan Yahudi, sebagian juga ada yg pro dg kaum muslimin dan hanya Kafir2 Qurays saja yg dlm Al Qur’an itu di anggap sebagai musuh yg se benar2nya. Juga dalam beberapa ayat dalam Al Qur’an dan hadis Nabi, bila kita itu bertindak, maka yg harus di dahulukan dan di nomor satukan adalah negara.

Sedangkan Islam Bukanlah Negara. Islam ini adalah agama, dan agama adalah tuntunan hidup bagi kita. Soal Pancasila atau kita membina kerukunan hidup dengan agama lain, aku kira dg penjelasan di atas itu cukupkan? ada atau tidak Pancasila itu tetap saja kita hidup di dunia ini, akan hidup dan saling tergantung satu dengan yang lain bersama umat dari bangsa2 lain dan agama2 lain. Apalagi, negara kita itu, bukanlah Negara islam dan juga bukanlah negara Komunis atau Negara Kristen, tapi Negara yg berdasarkan asaz Pancasila dan Demokrasi.

Di seluruh dunia ini, hanya orang2 Islamlah yg banyak meributkan soal mendirikan Negara ISLAM itu, sedangkan orang2 Kristen, Hindu dan Budha, tidak peduli, apakah negaranya itu, di bilang negara Komunis atau negara Islam, sekalipun Mayoritas Penduduknya itu Kristen, atau Hindu atau Budha. Bukan Negaranya yg akan menentukan kita itu hidup sebagai orang Islam atau Kristen tapi keyakinan kita pribadi masing2 kan? Kalau memang kita tidak cocok hidup di Negara Komunis, ya keluar saja dari situ, pindah ke Negara Islam, atau mungkin mau suka yg Blontheng? Juga kalau tak suka di Indonesia dg beragam suku bangsa dan agama kalo orang Islam ya pindah saja ke Negara2 Islam kan tinggal Pilih? Koq malah bikin onar?

Dakwah itu memang butuh pengorbanan, tapi bukan untuk membuat permusuhan. Ada jaman Rasulullah dulu, pengikut Nabi itu di tulis, gebukin kafir Qurays yg tidak mau sholat, dan tidak mau masuk Islam? Tidak kan?

Menang Perang saja, Pasukan Rasulullah masuk Ke Kota Mekkah, begitu banyak Kafir2 Qurays yg pengecut, n takluk, tak ada ceritanya dari mereka itu satupun yg lalu di hukum penggal ataupun di tangkap, dicambuki dlsb.

Orang2 sekarang koq lain? Malah lakukan macam2 yg bisa di bilang sok alim? Dulu dari semua kisah dalam hadis Nabi dan Alqur’an itu adalah aturan2 yg diterapkan oleh Rasulullah berdasarkan kedua Hal tersebut adalah hanya untuk orang2 Islam saja,sedangkan yg Nasrani, Yahudi dlsb diluar kaum muslimin tidak disebutkan dalam Al Qur’an maupun Hadis Nabi itu, di permasalahkan, kecuali dalam soal keimanan mereka itu benar atau salah menurut Islam hanya itu saja, tidak di paksakan untuk mau masuk Islam.

Begitu banyak kaum Yahudi dan Nasrani di situ, mengapa Rasulullah membiarkan mereka, dan malah memberikan surat ajakan kpd Raja Persia dan Irak, serta Yordan dan Suriah untuk masuk Islam dan itupun ada yg langsung di setujui ada yg masih bandel tidak mau juga.

Maaf kalo yg aku tahu ini ada kesalahan, kurasa hal ini bagi kita cukup jelas kan?

Fanatik lah untuk diri sendiri bukan fanatik untuk/kpd orang lain. Saat bulan puasa saja aku sering lihat, ada orang yg marah2 pada orang lain yg makan dan minum sementara mereka lagi puasa, dan lalu beralasan, aku lagi puasa hormati donk, kalau tidak lagi puasa aku tonjok kau.

Sekilas hal itu bagaikan pahlawan pembela agama, namun mnurutku koq malu-maluin? Yang niat puasa itu dia atau orang lain? kalau dia koq orang lain yg tidak niat puasa dia paksa untuk nuruti kemauannya, dan malah marah2 seperti itu kan artinya dia itu, belum sempurna puasanya dan malah batal? dia itu belum mengerti untuk apa dia itu berpuasa.

Jadi kalo mnurut hemat aku dari semua alasan aku diatas itu, yah, boikot saja orang2 yg sperti itu, tak usah diajak berteman, berbisnis, ataupun berpacaran dan berkencan, bisa berabe nanti, dan kalau mereka itu masih macem2 lagi, ya di deportasi saja mereka ke luar Indonesia biar mereka itu hidup di negara2 yang mereka inginkan dan sesuai dg diri mereka itu.

ABOUT MAS BAMBANG TRI N MBAK MAYANG N MBAK HALIMAH.

Soal ini aku bnar2 kasihan pada mereka bertiga itu. Ini kan soal yg sama ruwetnya ama masalahku sndiri jadi aku juga malu mau kasih saran atau advis. Gimana yah? Aku sih tahu mbak Halimah itu, masih cintaaaaaa banget ama mas Bambang, tapi yg di cintainya itu juga lagi hehehe, Mas Sorry ya? ketularan dalem juga ya? Tapi gimana, cowo itu juga, dalam agama apapun juga poligami itu halal koq.

Boleh dan halal, hanya aturan negara saat ini hal itu malah di bikin ruwet, namun prakteknya, kalo yg poligami itu orang2 gedean, urusannya di KUA n Pengadilan Agama ataw Catatan Sipil gampang ya? Coba macam aku ini? kmarin dulu aku tanya ke KUA untuk nanyain proses perceraian saja, ITU baru nanya, udah di ceramahin dan di bilang tidak boleh dlsb, aku sampai sewot n aku bilang ” Pak, saya ini udah lebih dari delapan tahun itu, tidak pernah tinggal serumah lagi, dan tidak pernah main sex lagi ama mantan istri saya itu, dan sudah tidak mau lagi dia itu jadi satu dengan saya apa itu bukan kenyataan bahwa kita itu sudah cerai? Kan dalam Islam hanya mengucapkan talak 1, 2 ,3 saja itu sudah sah, hanya soal surat cerai itu, urusan KUA”. Koq tidak melihat faktanya?

Trus kembali soal Mas Bambang Tri, Waduuuuhhh< mesranya, aku sampai jadi kpengin banget deh, tiru2 lihat Mas Bambang dlm fotonya pacaran ama Mbak Mayang itu, di tabloid2 itu banyak aku lihat kmarin di pinggir jalan, cuma, mbak Halimah kalo lihat itu kan jadi GrrrrHHH, awas U, ku puntir ntar kalo pulang! Anu, jangan keliru yg lainnya ya mbak? Ntar kliru sasaran runyam tambahan deh.

Mudah-mudahan ga di kethak Mas Japto, deh aku ini. Biar ya mas, aku lagi puyeng juga koq di tanyain bginian. Yg ku inginkan sih, yg adil aja deh Mas Bambang, Panji n Sekar juga kan masih say ama Bapaknya n juga masih mau, bobo itu Mas kelonin, [alesane anake aja ya?] jadi ya gimana lah caranya kadang di sini, , seminggu di sana daripada gitu terus, kalo Mas ga pernah pulang ya, Ntar Panji mau minta uang jajan, nyari Bapaknya susah banget kan repot juga. Kasihan kan?

Crita soal Panji itu, jadi ingat Panji anakku juga, jarang banget ketemu aku juga, padahal udah selesai Ujian Akhir SMA saat ini. N kalo soal pengin, itu…. kemesraan itu, aku ama Tya malah jadi runyam beneran deh saat ini. Maklum sih cuman gembel koq ngrinduin sang putri?

ABOUT MAS TOMMY N MBAK TATA.

Yg ini idem aja deh kalo soal mau rujuk lagi, itu kurasa lebih baik, daripada Mas Tommy jadi patah smangat n jadi susah Bobo’ ya Mas? Udah maklum koq Dalem ini. Biar gimana juga udah pernah jadi satu, berpisah itu jadi sperti ada yg hilang juga, Mbak Tata pun kalo tak mau pungkiri hati kecilnya pun juga gitu pasti.

N takkan ada orang lain yg bisa gantiin koq, kalo tidak ketemu yg jauh lebih baik lagi. Padahal untuk cari tandingannya Mas Tommy itu sulit ya? Banyak Orang beken n kaya namun juga kalo tak hati2 hanya cinta palsu n malah di kereti Mbak [ di apa yah? Gerogoti n di tipu? ], belum lagi soal cinta itu ku rasa tak semudah itu deh jawabannya.

Tapi soal Mbak Bilang , udah selingkuh? with Who? Ga ngandel aku, selama ini, aku tak pernah lihat Mbak itu kluyuran atau janji temu dg cowo lain koq. Mbak Bohong kan? Affair ama siapa? Cowo mana yang brani mati godain Mak Tata? Dulu maupun skarang? Soalnya tersangka utama Mas Tommy, yaitu aku juga ga wani koq Mbak, cuma ngumbahi Mbak aja dan ngumbahi Mas Tommy , dalem berani, tapi kalo mauin Mbak Tata?, bisa di ketawain ayam ntar, umurku jauh di bawah Mbak n Mas Tommy, koq aneh2.

Posting By: Bobby Meidianto/HAsan MAdinah, Solo.

DI tuliskan oleh: Arifin Annas.

%d bloggers like this: