Kisah2 Pertarungan Jaguar.

KISAH NYATA.

1989, Ampenan, Lombok Barat, NTB. Saat Jaguar berada di NTB bekerja sbagai sales Tiga Serangkai, di Dasan Agung Mataram, ia mengajak istri dan putranya Panji Ardhanarespati yang saat itu masih berusia 7 bulan untuk tinggal di sana. Jaguar sendiri tinggal di Mess/kantor Tiga Serangkai, tapi istri dan anaknya tinggal bersama Kakaknya [Ketuk] dan iparnya di Perumnas Tanjung Karang Ampenan. Secara kebetulan beberapa kali Jaguar yang hampir tiap hari menengok putranya, menginap di situ juga dan kaget ketika mendadak ada seekor kucing berada di tembok kamar sedangkan di situ tak ada lubang sedikitpun, dan hanya eternit saja. Jaguar saat itu sedang tidur, dan di bangunkan oleh istrinya yang entah heran entah takut melihat hal itu. Kucing itu sendiri begitu melihat Jaguar melek ia langsung berbalik dan saat itulah Jaguar melihat keanehan tersebut, secara reflek ia pukulkan tangannya ke arah kucing itu [ pukulan jarak jauhnya ] dan kucing itu terlempar keluar dengan suara gaduh pada genting rumah [tak ada lubang tapi bisa tembus keluar? bgitu pikir Jaguar]. Dua hari kemudian Kakaknya menaruh sebuah tongkat semacam stik drum, yang kata ia , adalah pemberian Tuan Guru Najmuddin, di atas pintu kamar istri Jaguar. Rupanya istri Jaguar sudah ceritakan kejadian itu. Jaguar sendiri, lalu menginap lagi, dan malam itu kembali ada 2 ekor kelelawar tiba2 berada di ruang tamu dan berulangkali ingin masuk ke dalam kamar itu. Kebetulan anak Jaguar itu sedang di tidurkan sendirian di kamar itu. jaguar kembali keluarkan pukulan itu, namun sepertinya kali ini lebih kuat, sebab kelelawar itu hanya mental sedikit tanpa terluka, namun tahu2 hilang sendiri. Kakak Jaguar bilang kalau Panji kecil itu yg di incar untuk di mangsa, lalu sbab pnasaran, jaguar mencari informasi kpada penduduk yang asli sasak/Lombok, dan akhirnya tahu apa itu Leak/selak, dan di mana mereka biasa berkumpul. Lalu Jaguar sengaja mendatanginya sendirian tanpa memberitahu kepada istrinya, maupun kakaknya. Dan akhirnya ia bertemu serombongan orang2 berilmu hitam yang sudah menjadi Leak itu di kuburan Cina di pantai Tanjung Karang, dan bertarung mati-matian mempertahankan nyawa anaknya itu. Ia dianggap menang namun ia terluka dalam, lumayan parah di perut dan punggungnya, dan ia merasakan kesakitan hingga lebih dari sebulan. namun Leak2 itu, tak lagi menggangunya dan malah ada yang senang berkawan dengannya. Dan pertarungan itu sendiri baru tersiar saat Jaguar itu telah pulang ke Solo, dan baru Jaguar ketahui 1998-1999.

2001, Gunung Tugel, Boyolali Solo. Saat Protes Gus Dur akan di ganti / di turunkan oleh MPR, Jaguar sendiri sedang bingung, ia di tuduh mencuri oleh seorang Pembina Pramuka di Kwartir Pramuka Cabang Solo tempat ia menumpang tinggal karena di usir keluarganya, dan hal itu membuatnya pergi meninggalkan Solo. Ia berniat menuju kota Jepara lagi untuk mengadu nasib, namun baru sampai di Kartasura-Bangak ia merasakan hal yang tidak beres, dan kebetulan ia di jumpai oleh Leluhurnya, yang menyuruhnya agar berbelok menuju gunung Tugel , ke Makam Eyangnya Singopuro [Singoprono] [tidak jelas titel Beliau KRT/KRMT, namun Beliau adalah cikal bakal Wilayah Simo Boyolali . Sesampainya di situ ternyata ada beberapa peziarah dan Jaguar juga minta ijin pada sang kuncen Makam untuk nenepi di situ. Ternyata ada seorang lelaki dan putranya yang saat itu berusia 4 tahun, menurut cerita ia berasal dari Brebes dan murid seorang ahli kebatinan di situ. Putranya itu sebenarnya anak cerdas kata Jaguar namun ia itu punya kekuatan gaib yang berbahaya, mampu memanggil kekuatan alam, misalnya menurunkan hujan, entah itu asli dari Allah ataukah bikinan alias di beri ilmu, namun Jaguar kaget ketika ternyata ayah anak itu menggunakan kekuatan gaibnya itu bukan untuk kebaikan namun secara terselubung juga dan tanpa di ketahui orang lain , ia menggunakannya untuk melakukan pemaksaan kepada arwah Eyang Singoprono itu dan menyuruhnya untuk melakukan hal2 yang tidak baik dan itu untuk kepentingan Megawati, entah siapa yang menyuruhnya dan ia berniat memakainya untuk menjatuhkan Gus Dur dan mengendalikan para anggota DPR/MPR. Ketika itu beberapa kali orang tersebut pamer kan kesaktiannya dan kesaktian putranya itu agar orang2 yang brada di situ yakin dan percaya penuh, tapi Jaguar tidak silau dan tidak gentar, ia lalu peringatkan orang itu, agar tidak macam2 dengan ilmunya. Namun orang itu anggap enteng Jaguar, malah sesumbar akan membongkar makam dengan kekuatan gaibnya. Hal itu membuat Jaguar marah dan mengatai orang itu dengan sebutan Dajjal. Lalu orang itu yang masih miring otaknya, memamerkan kekuatannya namun, Jaguar yang tak ingin berkelahi, hanya memanggil beberapa ekor ular dan binatang berbisa di sekitar tempat itu dengan cara yg ia dapat dari Kanjeng Ratu Segoro Kidul dan putrinya [Nyai Blorong]. Orang itu kaget, namun ia masih sempat membunuh binatang2 itu, dan hal itu membuat Jaguar menyesal sebab seharusnya ia tak perlu mengorbankan nyawa binatang2 itu. Lalu saking soknya orang itu karena merasa di atas angin, lalu benar2 berusaha membongkar makam. Dan hal itu membuat jaguar tidak mau berpikir panjang lagi, aiapun gunakan kekuatan batinnya untuk menghalangi orang itu. Orang2 di situ tidak begitu mengerti kejadian itu sebenarnya namun kaget ketika lawan Jaguar itu, lalu melompat ke dekat pohon besar di situ dan mencabut pohon itu dengan sebelah tangannya, dan pohon itu ia pakai untuk memukul Jaguar. Melihat hal itu mereka yang tak sempat menghindar ikutan terpental dan Jaguar sendiri melenting berputar dan salto di udara menghindari serangan itu. namun untuk serangan ke dua maupun berikutnya ia tak sempat hindari dan terpaksa adu keras dan pohon itu hancur sebagian kena tangkisan. Lalu Jaguar masih harus memakai telekinetisnya kendalikan batu2an untuk ia lemparkan ke arah lawan. Pertarungan itu memakan waktu beberapa saat namun benar2 tempat itu jadi porak poranda karena pohon2 di situ sebagian hancur dan tumbang, padahal rata2 berdiameter lebih dari 70 cm. Namun Makam Kyai Singopuro sendiri masih tak terjamah sebab kekuatan pelindung Jaguar membetengi makam itu. Jaguar juga pakai pukulan jarak jauhnya yang dapat di tahan oleh lawannya yang lalu menggunakan kekuatannya memanggil hujan dan angin ribut. Jaguar kawatir, hal itu akan membuat rumah Mantan istri Jaguar tempat anak2 Jaguar berada jadi ikut hancur. Terpaksa ia memohon kepada Allah agar ia sebagai satu di antara Cucu/keturunan Ki Ageng Selo [Yg terkenal telah menangkap Petir] juga di beri ijin untuk memakai /mengendalikan Petir seperti Eyangnya itu, dan ……. X Men itu hampir mirip deh, entah bagaimana, beberapa kali terjadi ledakan kilatan petir dari langit menghantam dan mencecar lawan Jaguar itu. Jaguar memang sengaja memohon hal itu agar jurus dan taktiknya “Senjata Makan Tuan” dari Padepokan Kuncara manik Tunjung Seta benar2 terwujud, orang itu panggil hujan dan angin, dan Jaguar manfaatkan itu untuk memanggil petir. Karena kaget dan jerihnya orang itu takut kena sambaran petir, ia lalu berhenti pamer, dan benar2 terkencing-kencing, lalu minta ampun pada Jaguar. Ia masih selamat sebab Jaguar belum memahami benar cara mengendalikan petir2 itu agar tepat ke sasaran. Akhirnya orang itu tak berkutik lagi ketika dengan pukulan langsung Jaguar yg bgitu jengkel, perut dan mukanya bonyok terhajar tinju tiada banding. Ternyata ilmu silatnya bgitu payah. Dibanding Jaguar yang kungfu master tak ada apa-apanya. Namun Jaguar masih melepasnya dan menyuruhnya pergi dari situ, namun ia minta kepada orang itu agar mengembalikan keadaan di situ agar utuh seperti semula, dan menyembuhkan orang2 disitu yang terluka, dan namun membuat mereka lupa ingatan dan lupa kejadian hari itu. juga terhadap penduduk sekitar tempat itu. jaguar tahu orang itu bisa melakukannya, sedangkan ia sendiri tak mampu berbuat hal itu. Namun ia bilang agar pohon yang di cabut orang itu tadi di biarkan tetap tergolek di dekat situ. Ketika orang itu telah pergi bersama anaknya, Jaguar juga lalu pergi ke arah Ampel Boyolali, ia lalu ziarah sebentar ke Makam Ki Ageng pantaran & Syeh Maulana Magribi di Pantaran, dan beberapa hari kemudian melanjutkan perjalanan ke Jepara.

Beberapa Minggu kemudian, di Jepara Jawa Tengah.

Jaguar bekerja di sebuah perajin meubel di wilayah Bon Jeruk 6 km sebelum kota Jepara. lalu karena sakit perut ia, pergi ke Jepara ke rumah Dokter Prawara, adik dari Ir.H. Pradipto [suami Ir.Hj. Sri Sejati Pradipto bibi Jaguar]. Lalu karena ia perlu minta obat lagi, beberapa hari kemudian ia datang ke situ lagi. Namun pulangnya saat ia sambil jalan2 di dekat RSU Jepara, tahu2 ia melihat banyak orang sedang berkelahi tapi melawan dan mengeroyok dua orang. Eyangnya P. honggowongso mendadak muncul dan menyuruh Jaguar menolong kedua orang itu sebab dua orang itu tidak bersalah. Jaguar melihat bahwa kedua orang itu sebenarnya juga hebat sebab mereka punya ilmu kebal dan punya ilmu silat tinggi juga namun melawan puluhan bahkan lebih dari seratus orang bersenjata campuran, pedang, parang, linggis, dan tongkat sedang mereka hanya dua orang dan senjata juga mungkin hasil merebut, sebab Jaguar melihat telah ada 2-3 orang teluka dan terkapar di situ. Tanpa pikir panjang Jaguar ikut nimbrung, dan membuat lawan2 dua orang itu kocar kacir, apalagi setelah Jaguar merebut tongkat yang ia lalu pakai dengan jurus tongkat sakti dan ilmu penggebuk anjing. Orang2 itu akhirnya pada jungkir balik dan banyak yang terluka, juga pada lari. Namun Jaguar masih mau menolong orang2 yang terluka itu dengan kekuatan gaibnya hingga tidak parah atau mati. Dan ada yang ia antar ke RS juga. Sedangkan dua orang tadi ternyata adalah dua orang santri Ponpes parakan Magelang yang di sangka sebagai kelompok Sadigo [semacam jihad].

April 2005, Solo. Setelah bencana Tsunami di Aceh, yang terjadi beberapa minggu setelah Ny Sri Rahayu ibu Jaguar Meninggal, Bobby pulang ke rumah mantan istrinya dengan maksud menengok ke dua putranya namun keluarga istrinya terutama adik istrinya yang bungsu amat sangat tidak senang, dan bersama tetangga2 nya ia berusaha menggangu dan bikin gara2 terhadap jaguar. Jaguar sendiri cuex, ia merasa rindu sekali pada kedua putranya dan memang ia juga berusaha menetralkan adanya sesuatu, yaitu ia merasakan getaran2 gempa yang kemungkinan akan terjadi di Solo dan atau sekitarnya. Ia sudah memberikan peringatan ke Istana Negara. Namun saat itu di rumah istrinya ia di tuduh oleh Keluarga istrinya itu mencuri uang, sedangkan Jaguar memang pas memiliki uang tapi pemberian kakak temannya , seorang anggota DPRD Solo yg juga tetangganya di Gremet tempat ayah Jaguar. Hal itumembuat Jaguar berantem, saat istri dan orangtua istrinya tidak di rumah. jaguar yang anggap hal itu kecil memang mampu menang dengan mudah. namun Agung, nama orang itu masih dendam lalu untuk kedua kalinya saat Jaguar sedang memasakkan mie untuk anaknya ia bikin gara2 lagi kali ini bersama ibu dan tetangganya dan bahkan istri RT nya. Jaguar yang marah tak mau pedulikan lagi sopan santun ia membalas mencaci orang2 itu, dan lalu Agung mengambil sebuah tongkat dan menyerang Jaguar, namun semua pukulan tongkat itu ditangkis Jaguar dan bahkan ada yang sengaja diterimanya dengan badan bagian iga, tanpa sedikitpun Jaguar kesakitan. Bahkan tongkat itu berulang kali patah [ sma seprti saat jaguar di pukuli pakai tongkat sebesar lengan oleh seorang jihad teman Imam Samodra yg jadi tukang sapu di Sriwedari. Namun Jaguar terkena pukul pada kepalanya saat anaknya berteriak memanggilnya dan Jaguar menoleh. kesempatan saat Jaguar itu pening kepalanya di pakai Agung untuk mengulang pukulannya, namun jaguar yg blum kehilangan kesadarannya hentakkan tenaga dalamnya dan Agung terlempar jauh. Dasarnya pengecut, mengalami hal itu, Agung langsung lar, dan hal itu membuat ayah nya datang dan lalu cekcok juga lawan jaguar, kepala Jaguar berdarah dan kelihatanya parah, Jaguar sendiri rasakan hal itu sebab ia merasakan kepalanya agak legok [bukan benjol]. Saat itu ia berulangkali dengar anaknya yang pertama yaitu Panji, membisikkan perkataan yang memang sebelumnya Jaguar pernah katakan cara itu pada anaknya itu. Panji itu meminta agar Jaguar tidak membunuh kakeknya bila ia di pukul atau di lukai, namun Panj ntidak tahu kalau kepala ayahnya sudah terluka parah. Namun Jaguar, mau menuruti permintaan anaknya itu, tapi ia jadi bertarung lagi dengan Kembar kakak agung atau adik istri Jaguar yang satunya lagi. malah adu pisau, tapi kembar memiliki ilmu kebal, sedang Jaguar tidak bebas sebab takut anaknya ada di dekat situ & malah kena sasaran. Tapi karena kelihaian Jaguar malah ayah dan anak yang menyerangnya jadi lari. Jaguar sendir lalu melepaskan pukulan jarak jauh ke arah tiga orang yang telah menyerangnya, ada seorang tetangganya yang juga akan membokongnya saat itu namun mencelat juga. jaguar lalu apergi tinggalkan tempat itu jalan kaki ke Kwartir Cabang pramuka Solo, dan meminta tolong pada Junior2nya di Saka Bayangkara untuk membebat lukanya. ia juga tidur di situ beberapa malam . Dan anehnya luka di kepala Jaguar itu telah menutup dan malah hanya seminggu sudah hilang bekasnya, padahal sebelumnya pramuka2 di situ melihat sendiri kalau kepala jaguar itu luka parah dan mestinya di bawa ke RS dan mungkin harus operasi, itupun entah selamat entah tidak. namun Jaguar saat itu,bahkan saat berantem itu malah dengan ketawa-tawa, mengejek lawan2nya dan bilang kalau ini luka kecil, dan ia pernah luka lebih parah dari itu di TIMTIM, dan masih selamat. Malah Jaguar esok harinya masih keliling ngamen dan darah di pakaiannya / jaketnya saat itu masih ada menempel.

%d bloggers like this: