Sabar mas Bobby, kalau memang jodoh Meutya takkan kemana.

Pertama kali saya mengenal Mas Bobby dulu tahun 2001 atau 2002 saat ia ke rumah Pak Dr. H. Supana yang tinggalnya juga di Pelembak. Awalnya saya tidak tahu kalau ia itu kemenakan Dr. Supana itu. Seingat saya, saat Dr. Supana itu pindah ke Pelembak Ampenan, ia tidak ada kemenakan yang ikut tinggal di situ tahun 1999 itu, namun baru saya ketahui saat itu dari pembantu rumah saya yang tinggalnya lebih dekat ternyata memang Mas Bobby itu pernah tinggal di sana sebelumnya.

Waktu itu Mas Bobby itu disuruh antarin surat ke rumah saya, dan ia  tidak katakan apapun. Tapi saya dapat laporan dari pembantu kami itu, bahwa Mas Bobby itu hampir tiap hari, selalu pergi ke sawah dan kebun milik orang-orang dan tahu apa yang ia lakukan? Ia mencari sisuk atau siput { keong mas, keong sawah } dan juga kadang belalang, serta tengkung atau jamur entah jamur apa saja yang ia cari dan itu ia masak untuk lauk pauknya kalau ia makan.

Sungguh saya tidak habis berpikir, saya kira ia itu asli dari desa di Jawa, namun ternyata ia benar-benar asli anak kota? Bahkan dari keluarga terpandang? Saya baru tahu juga bahwa Dr. Supana itu putra bungsu dari KRMT Sutonegoro kakek Mas Bobby yang pernah jadi Bupati Klaten. Namun selebihnya saya malahan kagum akan hal itu, sekalipun banyak juga yang katakan ia itu orang miring otaknya. Dan ternyata kekaguman saya itu benar-benar tak salah. Malahan saya mendapat banyak cerita dari mantan Gubernur NTB Bapak Warsito dan juga dari Gubernur penggantinya yaitu Bapak HArun Al Rasyid, tentang  Mas Bobby itu. Juga Lalu Sudiatna dari Cakranegara dan Lalu Mustofa yang sering datang mengunjungi kami pun juga sering bercerita tentang dirinya. Tanpa sengaja berkenalan dengan Seorang Petugas Pabean bernama Supriyono, yang lalu mengatakan kalau saya mau bisa kontak melalui e-mail ke teman-teman Mas Bobby ” JAguar ” di Solo yang bisa sampaikan kepada Mas Bobby. Hingga akhirnya saya bisa sesekali komunikasi melalui e-mail koresponden dengannya. Sungguh heran saya, karena banyak masukkan maupun pertanyaan darinya mulai seputar profesi kedokteran maupun tentang terapy dan obat-obatan itu selayaknya teman kuliah saja, bisa berimbang dan saling mengisi, hingga kekaguman saya bertambah dan saya berpikir, jangan-jangan sebenarnya Mas Bobby itu pernah atau sedang kuliah kedokteran, namun kok tidak pernah masuk kuliah, sedangkan ia juga tidak praktik koas di RS tempat Dr. Supana bertugas. Teraskhir kami di kejutkan dengan berita kalau mas Bobby itu bunuh diri, namun kami bersyukur puji Tuhan, bahwa Mas Bobby itu selamat walaupun sunguh amat sangat tidak masuk akal. Namun membaca dari website signalizer2001 dan kopral indonesia kami yakin , Tuhanlah yang telah merencanakan itu semua, sebab kalau tidak mengapa sejak kecil Mas Bobby itu di beri banyak kelebihan di banding yang lain.

Tak bisa katakan yang lain, saya dan suami hanya bisa ucapkan, sabar Mas Boby, kalau memang jodoh anda takkan kemana kok Meutya Hafid itu. Ia pasti akan datang kepada anda, sekalipun secara pribadi benar juga kalau anda itu lalu jadi berang ataupun putus asa, sebab banyak hal telah anda lakukan dan itu semua amat vital baginya. Pembebasan dirinya dari penyanderaan, pengawalan serta perlindungan terhadap dirinya dari serangan teroris, serta penjualan buku-buku yang ia terbitkan itu dengan bantuan orang-orang Komando Payung Rasul Indonesia yang mau dengan suka rela membeli buku-buku Meutya Hafid atas saran UUN dan atau Bapak Suharyadi itu sungguh bukan suatu hal yang bisa ia remehkan dan ia lecehkan begitu saja.

Entah berapa besar omzet penjualan yang terjadi setelah bulan Nopember 2007 lalu itu hingga saat ini oleh sebab hal itu, mestinya ia pikir juga. namun yah itu kembali pada dirinya dalam arti pribadi ia yang sebenarnya itu bagaimana. Kalau memang ia itu hanyalah seorang yang egois, sombong, congkak, tinggi hati memang akan malah mencemooh anda dan tidak tahu terima kasih.

Baik ya, lain kali kita sambung lagi.

Dr. Lilin, Pelembak Ampenan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: